VIRAL CUMA GARA GARA GAME PRIA INI PILIH PUTUSIM PACAR CANTIK DAN SEXI NYA




Doug Martin dan Yanet Garcia adalah pasangan yang populer di media sosial.
Doug merupakan seorang gamer yang sering menunjukkan kemampuannya main game di Youtube channel-nya.
Sementara Yanet Garcia adalah presenter ramalan cuaca yang terkenal seksi.
Saking seksinya, saat segmen ramalan cuaca yang dibawakan Yanet, ratingnya selalu tinggi.

Yanet pun menjadi idola para kaum adam dan menjadi populer.
Begitu Doug dan Yanet pacaran, mereka pun menjadi 'power couple' di media sosial.
Sayangnya, baru-baru ini pasangan tersebut mengumumkan berakhirnya hubungan mereka.

Dilansir dari akun Instagram @hollywood_channel, Doug menulis mengenai putusnya hubungan mereka melalui channel Youtube-nya dan juga Instagram.
Namun, penyebab Doug memutuskan Yanet membuat para kaum adam gempar nih!
Di video yang dipostingnya, Doug mengaku memilih putus untuk fokus bermain games 'Call of Duty'.





Pasalnya, pria tampan tersebut berencana untuk mengikuti lomba games tersebut yang dilaksanakan selama 5 hari, 15-19 agustus 2018 mendatang.
Doug mengaku tak memiliki waktu untuk pacaran karena harus fokus berlatih bermain games.
Kemudian, Yanet Garcia memposting di akun Twitternya jika dirinya sedang patah hati.
Netizen pun berkomentar mengenai berakhirnya hubungan mereka!
Banyak yang menyayangkan kenapa Doug rela melepas gadis secantik dan seseksi Yanet 'hanya' demi games.


Begini komentar netizen seperti yang dilansir dari akun Instagram @Hollywood_channel !
@umiurmilah: "Break dulu kenapa sih ya. Kan cuma 5 hari. Aduh"
@aldhea_: "Kalo sampe kalah, nyeselnya kayak apaan ya itu ntar"
@azhar_mayang: "Sok ganteng banget sih eeeh emang ganteng deng"
@mrsokkidokkie: "Kl sama2 ngerti sih ga akan putus ya. Kecuali gimmick"

Viral Ular Sanca Kembang Hebohkan Warga Jalan Gembili Jagir Wonokromo Surabaya















Warga Jalan Gembili gang 1 RT 1 RW 7 Kelurahan jagir Kecamatan Wonokromo digemparkan oleh kemunculan ular jenis sanca berukuran 3 meter siang tadi sekira pukul 11.00, Jumat (27/7/2018).

Kemunculan ular itu pertama kali diketahui oleh warga bernama Anam dan Sugito.Saat itu Anam sedang mengantar pulang cucunya dari arah timur sedang Sugito akan mengambil barang keperluan yang ia letakkan di SMP dan SMK Wijaya.


"Yang pertama melihat itu mbah Anam. Di berteriak 'pak ulo pak ulo' kepada saya yang sekira berjarak 4 meter dihadapannya," terang Sugito.


Sugito mengatakan, ular itu muncul dari balik pot depan rumah warga nomor 3.Selang beberapa menit ular itu merayap ke arah selokan rumah nomor 1 yang berada di sebelah nomer 3.


"Awalnya saya kira ular itu hanya berukuran kecil ketika berada dipot. Waktu merayap keluar ternyata ular itu memiliki panjang 3 meter, saya pun kaget," ucap Sugito.


Sugito pun mecoba mengejarnya namun setelah ular itu berada didalam selokan, posisi tubuhnya menumpuk sedang kepala ular berdiri seraya mengeluarkan bunyi desisan yang cukup keras.


"Saya tidak berani mendekat ketika kepalanya berdiri, sebagian warga waktu itu juga gaduh mendengar ada ular di pemukimanny. Mereka pun keluar rumah untuk melihat," katanya.


Gito sapaan akrabnya mencoba untuk mengambil sebuah kayu untuk menakut-nakuti ular, namun upayanya gagal ulat itu malah masuk ke lebung selokan dengan cepat.

"Saya ambil kayu tak jauh di sekolahan. Maksud saya untuk menakuti ular agar kabur, lalu ekornya saya tangkap.""Supaya mudah ditaklukan tapi gagal karena merayap cepat masuk lubang," paparnya.Gito pun penasaran dan mendekati selokan tempat ular melarikan diri.


Dibantu alat penerangan dari gawainya ia terkejut melihat ada kotoran ular di sana."Saya menduga kotoran itu sudah lama ada di situ karena sudah bercampur dengan tanah.""Itu tidak mungkin kotoran kucing. Mungkin lubang itu tempat persembunyiannya," dugaan Gito.Lalu warga bernama Adi Fauzan pun melaporkan penemuan ular di pemukimannya ke 112.Tim 112 pun gerak cepat merespon laporan warga. Namun sesampainya di sana, ular tersebut masih belum tertangkap.


Sebab tempat persembunyian ular masih tak dapat dipastikan."Dugaannya masuk ke lubang selokan, tapi lubangnya tidak terlalu besar menyulitkan petugas untuk menangkap," lanjut Gito.Ketua RT 1 Samsul Arifin juga kaget mendengar laporan warga sebab, pemukiman yamg dirinya tempati jauh dari rawa-rawa tak mungkin jika ada ular berkeliaran.


"Dikira sama warga ular jadi-jadian. Tetapi pak Gito melihat sendiri dan mengatakan bukan ular jadi-jadian," kata Samsul.Samsul menambahkan, ketika bertemu dengan Nasikun ketua RT 4, Nasikun bercerita bahwa ada ular warga yang lepas ketika Gembili dilanda banjir.Sementara itu, warga bernama Yuli Wanti mengaku resah karena keberadaan ular jenis sanca berukuran 3 meter berkeliaran di pemukimannya.


Selain letak rumah yang berada tepat di depan selokan yang diduga menjadi persembunyian ulat, dirinya memiliki peliharaan ayam.

"Kalau malam-malam keluar gimana? kalau pindah tempat persembunyian di rumah saya gimana? saya punya peliharaan ayam lagi. Semoga cepat ketemu," ucap Yuli.Ia mengimbau warga maupun petugas untuk memancing ular keluar dari selokan dengan makanan. Yuli juga heran dengan kemunculan ular pada siang hari."Mungkin ular itu sedang lapar. Yang paling ditakuti kalau itu ular peliharaan yang kabur dari kandang," pungkasnya. (Nen)


VIRAL ULAR PHITON DAN KING KOBRA BERTARUNG BERAHIR MENGENAS KAN















Sebuah pertarungan antara ular king kobra dengan piton raksasa berakhir secara mengenaskan.
King kobra ditemukan mati tercekik dalam lilitan musuhnya, sementara sang piton mati keracunan setelah digigit di bagian belakang kepalanya


Foto bangkai keduanya kemudian menjadi viral di Facebook dan menarik perhatian para herpetolog.
“(Foto) itu terlihat asli, tidak di-photoshop atau di-edit. Ini adalah pertemuan yang aneh, tetapi banyak hal terjadi pada ular yang tidak terlihat manusia,” kata Frank Burbrink dari American Museum of Natural History.

Sementara itu, Coleman Sheehy dari Florida Museum of National History mengatakan, "Ini pemandangan gila, tetapi aku bisa membayangkan ini mudah terjadi... Dunia luar sana sangat berbahaya, (ular) makan ular besar lainnya dan hal-hal lain yang bisa membunuh Anda."


Coleman juga menambahkan bahwa foto tersebut kemungkinan besar diambil di Asia Tenggara, di mana kedua spesies ini berbagi habitat.
Kekaguman kedua herpetolog ini wajar saja. Baik king kobra, maupun piton adalah predator top di antara ular.


Menurut Sheehy, king kobra adalah ular beracun terbesar di dunia. Beberapa di antara mereka hingga lebih dari 5 meter.
Lalu, sesuai dengan nama genusnya Ophiophagus, mangsa king kobra adalah ular lainnya.
Mereka akan menarget bagian bawah kepala dan menyuntikkan bisa yang mematikan sistem saraf musuhnya.

Sementara itu, ular sanca kembang atau sanca batik (Python reticulatus) yang ada dalam foto adalah salah satu ular terpanjang di dunia karena beberapa bisa mencapai 9 meter.
Mereka menggunakan ototnya untuk melilit mangsa, seperti mamalia besar. “Jika ada kejadian memangsa di sini, itu adalah king kobra memangsa piton. Dan ternyata hasilnya tidak baik untuk keduanya,” kata Burbrink.








Baik Burbrink maupun Sheehy tidak tahu seberapa umum king kobra bertarung dengan piton.


Mereka juga tidak tahu bila ini merupakan kejadian alami.
“Kita tahu bahwa kobra makan ular lainnya, tetapi Anda tidak akan pernah tahu bila ini adalah kesengajaan manusia. (Pasalnya) orang-orang memelihara king kobra dan mungkin berpikir untuk menantang peliharaannya,” ujar Burbrink.


Namun apapun penyebabnya, hasilnya sudah jelas. Piton berhasil mencekik king kobra, tetapi tidak mampu melawan efek bisanya.
“Bisanya akan membunuh piton dengan cepat, kemungkinan dalam 30 menit. Jadi keduanya pasti mati,” kata Sheehy. (Shierine Wangsa Wibawa)